Powered by Blogger.

Pembrantasan Wereng Dengan Musuh Alami

Sekarang musimnya penghujan atau kemaru ....ayo tebak......! Penghujan tidak Kemaru juga tidak itulah iklim sekarang tidak tentu, sehingga menyulitkan para petani karena mudah terserang penyakit (wereng). Di daerah saya tepatnya di widodaren, ngawi di sebelah rereng lawu ada sebagian petani yang menderita, karena sudah dua atau lebih mengalami kegagalan panen. Warna daun coklat dan kemudian mengering mungkin itu di sebabkan oleh hama wereng. maklum gue gak begitu mengerti tentang hama padi.
Wereng penyerang batang padi: wereng padi coklat (Nilaparvata lugens), wereng
padi berpunggung putih (Sogatella furcifera).
Merusak dengan cara mengisap cairan batang padi. Saat ini hama wereng paling
ditakuti oleh petani di Indonesia. Wereng ini dapat menularkan virus.  Gejala:
tanaman padi menjadi kuning dan mengering, sekelompok tnaman seperti
terbakar, tanaman yang tidak mengering menjadi kerdil.
  Wereng penyerang daun padi: wereng padi hijau (Nephotettix apicalis  dan  N.
impicticep).
Merusak dengan cara mengisap cairan daun.  Gejala: di tempat bekas hisapan
akan tumbuh cendawan jelaga, daun tanaman kering dan mati. Tanaman ada
yang menjadi kerdil, bagian pucuk berwarna kuning hingga kuning kecoklatan.
Malai yang dihasilkan kecil


Biasanya kita membrabtas wereng dengan obat-obatan kimia, tapi dengan menggunakan obat kimia justru itu akan membunuh musuh alami dari hama wereng itu sendiri. Laba-laba pemburu adalah musuh alami bagi wereng, tapi kebanyakan petani menganggap laba-laba ini sebagai hama. Capung jarum, Kumbangb lebah , Kepinding juga termasuk musuh alami wereng. Untuk itu sebaiknya kita tidak terlalu banyak menggunakan obat kimia untuk membrantasnya melainkan menggunakan obak organik.
Obat-obat memberantas hama yang alami, yaitu Nimba dan Mindi baik itu buahnya, kulitnya, batangnya, daunnya dapat kita gunakan untuk memberantas hama, tidak hanya hama saja namun juga bisa untuk memberantas penyakit atau cacing tanah..
Revensi
Deptan
Mitra Tani

2 komentar:

  1. cara kerja nimba dan mindi gimana pak?
    gimana caranya untuk membunuh werengnya?
    di extrak trus dijadikan bahan semprot atau di tebar saja disawah atau gimana?
    di daerah saya sedang terjangkit wabah wereng pak
    mohon segera ada tanggapan.
    atau tolong kirim jawaban lewat email
    hachymozza@yahoo.co.id atau hachymozza@gmail.com
    terima kasih

    ReplyDelete
  2. sebenarnya banyak cara yang digunakan
    saya akan mengirimkan dokunem pdf penulis S.W. Indiati ke email anda
    dan kalau anda ada waktu coba dengarkan radio persada di 102,2 fm jm 1 siang hari senin di situ di bahas banyak masalah tentang pertanian

    ReplyDelete